D'Bio Blog

Beranda » kisah/cerita » Kebersamaan dalam organisasi kampus

Kebersamaan dalam organisasi kampus

selama kuliah berbagai pengalaman telah dilalui, mulai dari berangkat kuliah pagi pulang sore, masuk terlambat, pretest, praktikum dll. hal itu dulu merupakan suatu rutinitas yang biasa saja, bahkan terkadang menjadi suatu hal yang membosankan sehingga kita enggan untuk melakukannya. Semua itu seolah menjadi sebuah beban yang ingin segera kita lepaskan, bagi rekan-rekan yang mengikuti suatu organisasi mungkin akan mendapatkan tambahan kegiatan dibandingkan dengan yang hanya menjadi mahasiswa kupu (kuliah pulang). Berdiskusi, berdebat dan menyiapkan kegiatan menjadi penghias harian para aktivis kampus, kita pun terkadang mengeluhkan kegiatan organisasi yang kita ikuti dan berpikir tidak ada dampak positif yang kita peroleh.

Memang benar kegiatan itu tidak memberikan manfaat yang banyak bagi diri kita ketika kuliah, bahkan dapat dikatakan tidak menunjang perkuliahan kita khususnya nilai kita. Kita sering merasakan kegiatan-kegiatan itu hanya menjadi penambah beban kita saja, para orang tua pun cenderung tidak setuju anaknya mengikuti kegiatan organisasi kampus. Pandangan para orang tua menganggap mahasiswa yang mengikuti organisasi hanya akan mengganggu perkuliahan, membuat nilai menjadi jelek dan lama lulus dari kampus, bahkan tidak jarang ada yang berpikir mahasiswa yang mengikuti organisasi adalah para perusak dan suka berdemo.

paradigma seperti ini harus dihapuskan agar rasa kepercayaan masyarakat (orang tua) terhadap mahasiswa tumbuh kembali, dan mahasiswa benar-benar mampu menjadi generasi yang mengubah kondisi yang ada menjadi lebih baik. salah satu cara adalah mahasiswa mampu menyeimbangkan antara perkuliahan dengan organisasi, serta mampu menjawab tantangan yang dibutuhkan oleh masyarakat. Mahasiswa khususnya para aktivis dituntut untuk menjalani semuanya seoptimal mungkin. kita akan merasakan manfaat dari organisasi yang kita ikuti dengan optimal ketika kita memasuki dunia kerja, karena dalam dunia kerja saat ini tidak hanya melihat dari kualitas akademik tetapi juga melihat dari pengalaman dan kematangan pribadi seseorang.

Akademik merupakan suatu komponen hard skill yang pada saat melamar pekerjaan di dunia kerja saat ini diperlukan hanya sekitar 20%, kemampuan akademis ini akan mengantarkan kita pada tahap berikutnya yang bertujuan untuk melihat potensi dalam diri kita termasuk pengalaman dan kematangan pribadi kita yang merupakan komponen soft skill. komponen soft skill ini memiliki prosentase 80% dalam penentuan diterima atau tidaknya kita bekerja pada suatu bidang (terlepas dari praktek KKN). Komponen soft skill dan hard skill sama-sama dapat di asah dan dikembangkan, namun hampir sebagian besar dunia kerja lebih menginginkan orang yang memiliki soft skill bagus meskipun hard skillnya hanya standart, dibandingkan yang memiliki hard skill bagus tetapi soft skillnya kurang.

Hal ini terjadi karena untuk membentuk karakter seseorang tidak semudah dengan memberikan pelatihan komponen hard skill, pelatihan soft skill lebih membutuhkan dana banyak dan tidak cukup hanya 1 hingga 3 kali. Pemberi kerja juga tidak menginginkan memiliki tambahan beban masalah karena harus menghadapi orang-orang yang memiliki kepribadian buruk, kalaupun harus memiliki beban lebih memilih untuk memberikan pelatihan berupa kemampuan teknis (hard skill) bagi para calon pekerja yang memiliki potensi diri (soft skill) yang baik.

manfaat organisasi kampus yang kita jalani akan begitu terasa saat kita memasuki dunia kerja, sehingga kita tidak jarang mengenang masa-masa bersama rekan-rekan satu perjuangan di organisasi. masa-masa diskusi untuk menyusun kegiatan, menembus birokrasi kampus dan luar kampus, bahkan saat-saat kumpul bersama hanya sekedar bermain musik, canda tawa dan makan bersama. semua tampak indah dalam kenangan, dan mampu memberikan kesan yang begitu mendalam.

ini hanyalah sedikit opini tentang manfaat dari duni organisasi khususnya organisasi kampus, merupakan ajang mengenang sahabat seperjuangan di organisasi yang pernah saya ikuti. buat rekan-rekan mahasiswa, manfaatkan potensi diri dalam berorganisasi dan kuliah seoptimal mungkin tidak akan ada penyesalan ketika kita berniat untuk mencari sebuah ilmu melalui organisasi. keep spirit. selamat berorganisasi!


Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

Arsip

Jam

%d blogger menyukai ini: